Rinduku,
Katamu kau juga rindu, tapi sejauh ini tak ada usaha untuk bertemu. Sudah terlalu lama rasanya aku menunggumu, selama ini aku hanya bertahan dengan janji-janjimu bahwa kau akan menemuiku. Kau selalu begitu. Datang membawa harapan, kemudian aku senang. Aku sudah terlalu bersemangat menunggu, nyatanya janjimu palsu. Kau tak juga datang. Selalu ada saja sesuatu, yang entah memang benar adanya atau sengaja kau buat-buat agar tak jadi bertemu.
Aku hanya meminta, jangan jadikan aku sebagai perempuan yang menyedihkan. Kau tau aku cinta, kau tau aku rindu. Cukup bagiku selama ini memelas. Jika kau memang cinta, tunjukkanlah. Jika memang rindu, temuilah. Jangan berkata cinta tapi tak pernah ada usaha. Jangan berkata rindu tapi tak pernah mewujudkan temu. Aku sudah lelah denganmu yang datang dan pergi sesukamu.
Aku tak sekuat yang kau kira. Aku hanya perempuan biasa yang sama seperti perempuan lainnya. Menangis jika kau beri harapan yang nyatanya memang hanya sekedar harap. Berjuang untukmu tidak sebercanda itu. Jangan hanya karna takut kehilangan seseorang yang mencintaimu lantas kau dekati aku dengan segudang janjimu, yang nyatanya semua itu palsu. Ketahuilah, perempuan hanya ingin satu, kepastian. Tolong, jangan jadi lelaki pengecut yang suka mempermainkan hati perempuan.
Sebab menunggu tidak se Haha-itu.
Sekarang aku sadar, rindu yang selama ini kau ucapkan hanyalah palsu. Semata agar aku tidak pergi, dan mau bertahan untukmu. Kau jahat!
Katamu kau juga rindu, tapi sejauh ini tak ada usaha untuk bertemu. Sudah terlalu lama rasanya aku menunggumu, selama ini aku hanya bertahan dengan janji-janjimu bahwa kau akan menemuiku. Kau selalu begitu. Datang membawa harapan, kemudian aku senang. Aku sudah terlalu bersemangat menunggu, nyatanya janjimu palsu. Kau tak juga datang. Selalu ada saja sesuatu, yang entah memang benar adanya atau sengaja kau buat-buat agar tak jadi bertemu.
Aku hanya meminta, jangan jadikan aku sebagai perempuan yang menyedihkan. Kau tau aku cinta, kau tau aku rindu. Cukup bagiku selama ini memelas. Jika kau memang cinta, tunjukkanlah. Jika memang rindu, temuilah. Jangan berkata cinta tapi tak pernah ada usaha. Jangan berkata rindu tapi tak pernah mewujudkan temu. Aku sudah lelah denganmu yang datang dan pergi sesukamu.
Aku tak sekuat yang kau kira. Aku hanya perempuan biasa yang sama seperti perempuan lainnya. Menangis jika kau beri harapan yang nyatanya memang hanya sekedar harap. Berjuang untukmu tidak sebercanda itu. Jangan hanya karna takut kehilangan seseorang yang mencintaimu lantas kau dekati aku dengan segudang janjimu, yang nyatanya semua itu palsu. Ketahuilah, perempuan hanya ingin satu, kepastian. Tolong, jangan jadi lelaki pengecut yang suka mempermainkan hati perempuan.
Sebab menunggu tidak se Haha-itu.
Sekarang aku sadar, rindu yang selama ini kau ucapkan hanyalah palsu. Semata agar aku tidak pergi, dan mau bertahan untukmu. Kau jahat!
Comments
Post a Comment